Gus Ipul menambahkan, dalam penanganan para korban unjuk rasa, Kemensos tidak bekerja sendiri, namun akan berkolaborasi dengan berbagai pihak.
“Kalau tidak Kementerian Sosial sendiri, kita akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah, maupun juga dengan Baznas misalnya, atau juga lembaga-lembaga donasi yang punya perhatian yang sama. Jadi intinya, setiap yang menjadi bagian dari korban, itu kita akan coba untuk berikan dukungan atau bantuan,” ujarnya.
Saat Gus Ipul menjenguk menyerahkan santunan secara langsung kepada korban luka berat dari unsur petugas yang di rawat di RS Polri Kramat Jati. Berdasarkan informasi yang diterima Kemensos, sebanyak lima orang petugas mengalami luka berat dan masih dirawat di RS Polri Kramat Jati. Kemensos memberikan santunan sebesar Rp5 juta serta paket bantuan nutrisi kepada masing-masing korban.












