“Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk membangun pertahanan siber yang tangguh adalah sebuah keniscayaan,” ujarnya.
Rapat ini menghasilkan beberapa rekomendasi utama, termasuk mengoptimalkan Tim Tanggap Insiden Siber Provinsi NTT, penyelenggaraan pelatihan keamanan siber secara berkala, serta penyusunan protokol bersama dalam penanganan insiden siber yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan di daerah.
Kemenko Polkam berkomitmen untuk terus mengawal dan memfasilitasi penguatan kapasitas keamanan siber di seluruh Indonesia, memastikan ruang digital yang aman dan produktif demi menyukseskan seluruh agenda pembangunan nasional. (Red).













