“Melalui kerja sama lintas sektor, kami berkomitmen menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan yang tangguh dan berdaya saing. Dengan dukungan semua pihak, industri pariwisata nasional akan terus tumbuh dan membawa manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Chaerul, dalam rilis yang diterima redaksi, Selasa (29/4).
Dalam kerangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, pemerintah menargetkan sektor pariwisata dapat berkontribusi sebesar 5% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Untuk mencapai target tersebut, delapan strategi utama akan dijalankan, antara lain peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik, pengembangan destinasi pariwisata berkualitas, penguatan promosi investasi swasta, peningkatan konektivitas transportasi udara dan darat, serta pembangunan infrastruktur berkelanjutan berbasis teknologi.













