Ia berharap, Program PPT Kespro dapat memperbaiki kualitas pelayanan dan fasilitas kesehatan pemerintah, serta menyusun kebijakan publik, perencanaan, dan penganggaran yang tepat untuk kesehatan reproduksi.
“Itu harus diwujudkan melalui dorongan kebijakan publik yang tepat, perencanaan yang tepat, penganggaran yang tepat untuk kesehatan reproduksi,” terangnya.
Pada akhir sambutan, Zanariah berharap, perlunya persiapan untuk segera melaksanakan scale-up model perencanaan dan penganggaran terintegrasi kesehatan reproduksi ini kepada pemerintah daerah lain di Indonesia. Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan scale-up yaitu perlu memetakan pembagian peran dan tanggung jawab yang jelas antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. (Red).













