Restuardy menegaskan, persoalan sampah tidak lagi dapat dipandang semata sebagai persoalan kebersihan. “Peningkatan timbulan sampah, rendahnya pemilahan dari sumber, serta ketergantungan pada pola kumpul-angkut-buang telah meningkatkan tekanan terhadap sistem persampahan daerah,” imbuh Restuardy.
Lebih lanjut, Restuardy mengatakan, pengelolaan sampah perlu ditempatkan sebagai bagian dari agenda pembangunan daerah.
“Tata kelola persampahan yang baik tidak hanya berdampak pada kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat, tetapi juga berpotensi membuka lapangan kerja, mendorong usaha daur ulang, menciptakan nilai ekonomi, dan meningkatkan daya saing daerah,” jelas Restuardy.
Menurut Restuardy, salah satu kunci keberlanjutan program adalah memastikan hasil ISWMP terintegrasi ke dalam sistem pembangunan daerah.













