Sawangan, BEDAnews.com
Kemdikbud melibatkan publik untuk Bangun ekosistim Pendidikan pada RNPK tahun 2016, hal ini dijelaskan Mendikbud Anies Baswedan bersama Sekjen Didik Suhardi, dihadiri Dirjen Dikdasmen Hamid Muhamad serta Dirjen PAUD Haris Iskandar, Dirjen Guru Tenaga Kependidikan Sumarna Supranata dan Kepala Balitbang Totok Sulistio dan Dadang Sunandar kepada mass media RNPK diikuti berbagai Kepala Dinas Pendidikan, di Pusdiklat Kemdikbud Sawangan Depok, Minggu kemarin.
Mendikbud Anies Baswedan mengemukakan, pihaknya berupaya membangun ekosistim pendidikan yang melibatkan publik, tidak hanya instansi pemerintah tetapi juga meilbatkan pihak luar yang aktif meningkatkan pendidikan. Selain itu melakukan penggabungan 3 arus utama pendidikan, berupa anak abad 21, serta guru abad 20 dan sekolah abad 19, untuk dapat ciptakan ekosistim pendidikan dan kebudayaan.
Menurutnya, dengan membangun ekosistim pendidikan akan mudah dicapai mutu pendidikan, serta pelaku pendidikan harus meningkatkan mutu pendidikan, semua harus berinteraksi untuk dapat menciptakan integritas. Selain itu, pemerintah daerah harus dapat menyiapkan neraca pendidikan, yang dapat dibutuhkan untuk regulasi serta pengawasan dan sumber daya.
Sementara itu, Dadang Sunandar mengatakan, pihaknya berupaya menyiapkan buku untuk para penyandang tuna rungu dan lainnya, hingga dapat membantu terhadap mereka yang mengalami kekurangan kemampuan fisik dalam berbagai kegiatan keseharian. (Shp)












