• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Kelangkaan Daging Sapi, Diusulkan Diatasi Dengan Program Pengembangan Sapi Rancah

Kelangkaan Daging Sapi, Diusulkan Diatasi Dengan Program Pengembangan Sapi Rancah

Asep Budi by Asep Budi
23 Februari 2013
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, BEDAnews

Komisi B DPRD Jawa Barat minta agar kelangkaan  daging sapi yang terjadi di Jawa Barat dapat diatasi dengan program pengembangan sapi rancah di Kab. Ciamis.

Hal ini dikatakan Sekretaris Komisi B DPRD Jawa Barat Drs. H. Ade Ghozali yang juga pimpinan rombongan Komisi B yang melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis, untuk  memantau progam pengembangan sapi Rancah.

Dalam penjelasannya kepada rombongan anggota komisi B, Kadis Peternakan Ciamis menyatakan, tingginya minat konsumen atas sapi rancah disebabkan harganya yang lebih murah dibandingkan dengan sapi peranakan impor, dan daging sapi Rancah disukai karena kandungan karkasnya tinggi namun rendah lemak. 

Sapi local jenis rancah diketahui merupakan plasma nutfah sapi local di Ciamis, populasinya berkembang di Kecamatan Rancah dan kecamatan Rajadesa serta peluang pengusahaan sapi rancah pun tampak lebih mudah diadaptasi masyarakat, karena sapi rancah tergolong jinak, pemeliharaan efisien, relative tahan penyakit tropis dan parasit serta mempunyai kemampuan reproduksi yang baik.  

BeritaTerkait

Katim Wasev Apresiasi Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel, Sukses Raih Overprestasi

7 November 2026

Kejar Target Sebelum Penutupan, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Warga Rampungkan Pembangunan MCK

7 November 2026

Hal ini juga dipertegas sejumlah pelaku usaha ternak sapi potong di Ciamis yang  menyatakan tingginya pasar sapi rancah sangat terasa saat ini mencapai sekitar 70% konsumen sapi potong ternyata lebih meminati sapi potong local, terutama rancah dengan sejumlah pertimbangan. 

Tetapi ditengah meningginya kembali peluang pasar, saat ini usaha peternakan sapi rancah menghadapi kendala terutama percepatan pengembangan populasinya.  Selain proses reproduksi yang hanya mengandalkan kawin alamiah, pemotongan sapi rancah jantan juga sangat tinggi.

Sementara jalur perdagangan sapi rancah, saat ini meliputi kecamatan Rancah dan Kecamatan Manonjaya Tasikmalaya, Kabupaten Kuningan dan Kecamatan Dayeuh luhur Kab. Cilacap.  Di tempat-tempat itu biasanya berputar pembelian sapi jantan dan bakalan (sapi belum dewasa), untuk kemudian dibesarkan dan sudah dipesan para pembeli, terutama dari Bandung dan Jakarta.

Guna Mengatasi hal ini Dinas Peternakan Kab. Ciamis bersama Dinas Peternakan Jawa Barat kini tengah melakukan berbagai upaya untuk  membangkitkan kembali usaha peternakan sapi Rancah. 

Mereka sedang merintis pemurnian dan pengembangan sapi rancah/local Jawa barat, melalui penetapan identitas  sapi rancah, serta menetapkan pola perkawinan yang tepat untuk menghasilkan bibit berkualitas serta pola pengembangan populasi. (hermanto)

Previous Post

Bareskrim Bahas Cybercrime Dengan Polisi Diraja Malaysia

Next Post

Glamour Dengan Ornament Kulit Kambing

Related Posts

TNI-POLRI

Katim Wasev Apresiasi Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel, Sukses Raih Overprestasi

7 November 2026
TNI-POLRI

Kejar Target Sebelum Penutupan, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Warga Rampungkan Pembangunan MCK

7 November 2026
TNI-POLRI

TNI Temukan Black Box MI-17, Kunci Penting Pengungkapan Penyebab Kecelakaan

7 November 2026
TNI-POLRI

Kepala Kampung Yamboi Apresiasi TMMD Ke-130, Berharap Program Bedah Rumah Terus Berlanjut

7 November 2026
TNI-POLRI

Tim Wasev TMMD Ke-130 Berbagi Kebahagiaan, Anak-Anak Kampung Yamboi Sumringah

7 November 2026
TAUZIAH-Kapolres Wonogiri, AKBP Deni Septiawan saat memberikan Tauziah para Santri Ponpes Al-Barru saat Safari Subuh. (Foto Doc. Polres).
TNI-POLRI

Kapolres Wonogiri: Melalui Safari Subuh, Silaturahmi Semakin Erat

7 November 2026
Next Post

Glamour Dengan Ornament Kulit Kambing

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021