Dalam pertemuan ini, kedua belah pihak membahas beberapa poin penting. Salah satunya adalah permohonan kerja sama melalui Memorandum of Understanding (MoU) yang sebelumnya belum ditindaklanjuti. Kejaksaan Agung memastikan bahwa proses penindaklanjutan MoU ini akan segera dilakukan, dengan Biro Hukum Kejaksaan Agung sebagai sektor yang bertanggung jawab.
Selain itu, Komnas HAM menyampaikan kebutuhan akan pendidikan dan pelatihan (diklat) bagi anggotanya mengenai penyelidikan. Kejaksaan Agung menyambut baik usulan ini dan menyatakan bahwa, diklat tersebut sangat dimungkinkan. Disarankan agar Komnas HAM berkoordinasi langsung dengan Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI untuk merealisasikannya.
Audiensi ini menegaskan kembali komitmen Kejaksaan Agung dan Komnas HAM untuk terus bersinergi dalam upaya penegakan dan perlindungan HAM di Indonesia, khususnya terkait tugas dan fungsi masing-masing lembaga, seperti koordinasi terkait penanganan perkara yang berhubungan dengan pelanggaran HAM Berat. (MN).












