Ketiga, dalam bidang perekonomian, ada kesenjangan kelas yang tajam di dalam negeri Israel. Setiap tahun, angka kesenjangan terus meningkat sehingga sangat berisiko mengalami kemiskinan ekstrem, ditambah dengan besarnya biaya yang dikeluarkan untuk perang setelah tanggal 7 Oktober, sementara bantuan AS tidak menjamin akan terus dapat dikucurkan.
Keempat, ketidakmampuan tentara Israel mempertahankan wilayah selatan dan utara. Setidaknya sebanyak 120.000 orang telah melarikan diri dari wilayah pendudukan bagian utara yang kesemuanya adalah orang Yahudi dari Galilea.
Sementara itu, semakin banyak remaja Israel yang menjadi korban tewas dan tersandera dalam perang di Gaza. Keluarga mereka menuntut gencatan senjata permanen dengan Palestina, tetapi kabinet Netanyahu bersikeras melanjutkan peperangan.













