Regional

Kedutaan Besar Azebaijan Putar Film Pembataian Khojali

Jakarta, BEDAnews.com

Kedutaan Besar Azerbaijan untuk Indonesia, mengadakan pemutan film Tragedi Khojali, di PP Muhammasyah, Menteng jakarta Pusat (4/3/2017), yang bekerja sama dengan Ikatan Mahasiswa Muhammadyah (IMM). Tumerlan Garayev, selaku Duta Besar Azerbaijan untuk Indonesia, hadir dalam pemutaran film  tersebut.

Indonesia mengecam tindakan agresi  Armenia terhadap Republik Azerbaijan. Sebagaimana diketahui, Armenia melakukan pembantaian dengan tujuan pembersihan etnis atau genosida di kawasan Nagorno – Karabkh.

Ketua DPP IMM, Ratu Lala mengatakan, pemutaran fil ini adalah wujud nyata dari IMM akan kepedulian terhadapa tragedi kemanusiaan. “Dengan adanya pemutaran film ini diharapkan IMM dan masyarakat bisa paham akan kejadian di berberbagai belahan dunia,” ujar Mahasiswa Pasca Sarjana UHAMKA ini.

Khojaly adalah kota di Azerbaijan yang terletak di dalam batas administratif wilayah Nagorno-Karabkh. Pada 25 Februari 1992, pasukan bersenjata Armenia dibantu infanteri resimen 366 bekas Uni Soviet menyerang Khojaly dan melakukan pembantaian terhadap ribuan penduduk Azerbaijan. Akibat pembantaian brutal itu, 613 orang dibunuh, termasuk 106 perempuan, 83 anak-anak, dan 70 lanjut usia. Sebanyak 1.275 orang disandera dan lebih dari 150 orang belum ditemukan hingga kini. Bahkan, belum ada yang diadili atas pembantaian dan pelanggaran HAM tersebut.

Baca Juga  Kota Bandung Optimis Raih Kembali Juara MTQ Jabar

Pihak kedutaan besar Azebaijan menurut rencana akan terus memutar film tersebut di beberapa kampus di Jakarta. Menurut  Tamerlan, Ketua DPR RI periode 2009 – 2014 Marzuki Alie  bersama anggota DPR lainnya telah menandatangani petisi pengakuan peristiwa Genosida di Khojaly. (Zoh)

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close
Close