Banyak yang bertanya, apakah utang sebesar ini akan menjadi bom waktu bagi pemerintah selanjutnya? Bagaimana dampaknya terhadap ekonomi nasional dan kesejahteraan rakyat?
*Beban Berat Bagi APBN*
Salah satu dampak langsung dari utang besar adalah beban anggaran untuk membayar cicilan pokok dan bunga utang. Pada 2024, pemerintah harus menyisihkan Rp500 triliun hanya untuk membayar utang dan angka ini diperkirakan membengkak hingga Rp800 triliun pada 2025. Beban ini jelas akan mengurangi dana untuk sektor penting lain seperti pendidikan, kesehatan dan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan.
Sebagai contoh, paada 2022, pembayaran bunga utang Indonesia mencapai Rp405 triliun, memaksa pemerintah memotong anggaran untuk program-program kesejahteraan rakyat. Dalam konteks global, situasi ini mirip dengan krisis utang di Argentina, yang memicu krisis ekonomi besar karena gagal bayar utang. Pemotongan anggaran publik di Argentina memperburuk kesejahteraan masyarakatnya.













