KAB. BANDUNG || bedanewa.com — Usai melaksanakan Rembug Desa ke 84 di Desa Cibiru Hilir Kecamatan Cileunyi, Bupati Bandun Dadang Supriatna, mengatakan, memasuki awal Tahun Baru 2024 nanti, menurutnya, merupakan momen untuk mengevaluasi berbagai program kerja pada tahun 2023. Terutama berkaitan dengan program yang belum sempurna makan akan kita sempurnakan.
Harapan besar Kang DS sapaan akrabnya itu, di tahun 2024 mendatang bisa lebih baik dari tahun 2023. Tentunya untuk meraih harapan tersebut, dirinya beserta seluruh masyarakat Kabupaten Bandung diberikan kesehatan, kelancaran dan keberkahan di penghujung tahun 2023 serta saat menyongsong Tahun Baru 1 Januari 2024.
“Dengan begitu pelaksanaan Pemilu 2024 sukses tanpa ekses, juga pelaksanaan Pilkada Kabupaten Bandung tahun 2024 pun demikian,” kata Kang DS, Jum’at kemarin 29 Desember 2023.
Ia mengajak kepada semua pihak untuk sama-sama mengawal proses demokrasi ini dengan penuh riang gembira. Jangan sampai ada persengketaan dan juga perselisihan, dan berharap kesadaran semua pihak mengawal untuk bisa sukses pelaksanaan Pemilu yang akan datang.
Legislator yang juga merupakan Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung itu menambahkan, selanjutnya menvisualisasikan bahwa pelaksanaan program yang akan dilakukan berdasarkan pada RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) yang sudah disepakati bersama.
“Kita tetap akan fokus dalam tiga bidang. Pertama untuk peningkatkan kesehatan, kedua pendidikan dan ketiga daya beli masyarakat. Kita akan terus melakukan inovasi, sehingga masyarakat akan lebih sejahtera lagi di masa mendatang,” ujarnya.
Di kesempatan itu, Ia sangat berharap angka stunting di Kabupaten Bandung terus menurun dan zero masyarakat miskin ekstrem. Sementara itu. Serta mengungkapkan dalam mengisi ahir tahun 2023, ia akan menyelenggarakan kegiatan refleksi di wilayah Kecamatan Majalaya, pada hari Minggu 31 Desember 2023.
“Kita akan menggelar seni budaya wayang golek sebagai ajang hiburan masyarakat dan refleksi akhir tahun 2023 dan menyambut datangnya Tahun Baru 2024.Kegiatannya akan dipusatkan di Majalaya,” katanya.
Ketika ditanyakan mengenai isu perkembangan pandemi Covid 19, ia mengungkapkan, hingga saat ini Kabupaten Bandung aman-aman saja. “Namun kita antisipasi dan memberikan himbauan kepada masyarakat dalam kondisi demam atau sakit harus tetap menggunakan pengaman, yaitu memakai masker,” imbuhnya.
Selain itu kepada masyarakat ia meminta untuk tetap waspada dalam masa musim pancaroba ini, selalu meningkatkan kewaspadaan, dan menjaga kesehatan.***













