Dia menyebut, pemukulan itu terjadi karena adanya keterlambatan perbaikan pagar.
“Mungkin karena ada keterlambatan dalam perbaikan,” jelas Bambang.
Bambang mengakui, dirinya sudah melakukan komunikasi dengan Taufik pascaberedarnya video tersebut.
“Semalam Pak Ketua (DPRD Provinsi Jawa Barat) sudah mengundang saya ke rumahnya. Saya datang, di situ memang cair suasananya,” katanya.
Menurut dia, Taufik sudah mengajukan permintaan maaf atas pemukulan yang terjadi.
“Khilaf, kita saling memaafkan. Tidak menjadi permasalahan lebih lanjut lagi. Kita ingin kerja sejalan, kerja harmonis,” katanya.
Bambang melanjutkan, dirinya tidak mengetahui dari mana video tersebut beredar.
“Kejadiannya malam, saya tidak tahu beredarnya dari mana,” tandasnya. [mae/*]













