Lebih lanjut, Kasum TNI menegaskan intelijen harus mampu bergerak cepat mengikuti perubahan lingkungan strategis serta memiliki karakter adaptif, responsif, dan prediktif sebagai fondasi utama menghadapi ancaman masa depan. Mengakhiri arahannya, Kasum TNI secara simbolis membuka pelaksanaan Rakor Intelijen Tahun 2026 yang diharapkan mampu memperkuat kesiapsiagaan dan respons cepat terhadap berbagai potensi ancaman. “Rapat Koordinasi Intelijen Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ujar Kasum TNI.
Melalui Rakor Intelijen TA 2026 ini diharapkan terbangun sinergitas yang semakin solid antar unsur intelijen TNI dalam menjaga stabilitas dan kedaulatan negara. Kegiatan ditutup oleh Asintel Panglima TNI sebagai bentuk komitmen bersama untuk terus memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan ke depan.












