Ia juga mengingatkan seluruh peserta untuk mengutamakan faktor keamanan dan mengikuti tes sesuai dengan kemampuan fisik masing-masing.
“Dengan pembinaan fisik yang teratur dan terprogram di satuan, prajurit tidak hanya dapat meraih nilai optimal, tetapi juga memahami kondisi kesehatannya. Diharapkan, hasil tes ini dapat memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh komando atas,” pungkasnya.
(Red)
Page 3 of 3













