Kasal juga menyampaikan bahwa, selain bus listrik, TNI AL secara bertahap mulai menerapkan penggunaan kendaraan dinas listrik bagi para pejabat utama serta personel di lingkungan TNI AL, yang bukan sekadar modernisasi alutsista dan sarana pendukung, namun juga menjadi langkah nyata dalam meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung upaya pelestarian lingkungan.
“Kedepan, penggunaan kendaraan listrik akan terus ditingkatkan dan diperluas tidak hanya di Jakarta tetapi juga di Kotama TNI AL lainnya di seluruh Indonesia. Dengan pemanfaatan bus listrik, mobil listrik, dan kendaraan hybrid diharapkan mampu menghemat penggunaan bahan bakar hingga sekitar 50 persen serta menjadi bagian dari transformasi menuju sistem kerja yang lebih efisien dan ramah lingkungan,” tegas Kasal.













