Sementara itu, Pasiter Lettu, Chb Ajit Anggono menambahkan bahwa, pelaksanaan Karya Bakti Mandiri juga melibatkan warga masyarakat, sehingga proses pengerjaannya diharapkan akan lebih cepat selesai.
Ia menjelaskan bahwa, pelaksanaan program ini dilatarbelakangi terbatasnya akses jalan antar desa sehingga akses pertanian dan akses mobilitas terhambat.
“Ini hari pertama kita mulai pengerjaan karya bakti. Program ini akan kita laksanakan dalam beberapa hari ke depan. Semoga berjalan lancar serta dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Red/Pendim 0716).
Page 3 of 3













