
Dandim menyebut, pelaksanaan Karya Bakti pengecoran jalan atau betonisasi jalan bertulang kali ini sepanjang 200 meter, dengan lebar 4 meter dan tinggi 0,15 meter, dengan menggunakan anggaran yang bersumber dari APBD dan APBDes.
Menurutnya, jalan yang dibangun tersebut merupakan jalan yang sangat vital sebagai jalan alternatif penghubung antar desa, yakni menghubungkan Desa Kedungwaru Lor, Tugu Lor dan Desa Bandungrejo.
Selain sebagai jalan penghubung, jalan tersebut juga sebagai akses utama jalur pertanian, dimana jalan digunakan warga untuk lalu lalang dan mengangkut hasil panen pertanian.
“Kalau jalan ini sudah jadi, nanti anak-anak sekolah bisa langsung melalui jalan ini, tidak perlu muter lagi. Dan para petani tidak perlu bersusah payah saat mau menuju area persawahan,” sambung Dandim.













