Selain itu, TNI mengoperasikan 21 dapur umum dan dapur lapangan yang tersebar di Provinsi terdampak tersebut untuk memastikan kebutuhan konsumsi harian para korban bencana tetap terpenuhi, serta mengerahkan sembilan unit mobil RO (Reverse Osmosis) guna menyuplai air bersih yang layak konsumsi, terutama di wilayah pengungsian dan daerah dengan keterbatasan sumber air.
Kapuspen TNI juga menyinggung upaya pemulihan layanan kesehatan di Aceh Tamiang, di mana personel Kodim setempat telah dikerahkan sejak Kamis untuk membersihkan akses menuju rumah sakit yang sebelumnya tertutup akibat banjir. “Alhamdulillah, upaya perbaikan layanan publik terus dilaksanakan oleh prajurit-prajurit kita di lapangan,” tambahnya.
Mengakhiri keterangannya, Kapuspen TNI menegaskan komitmen negara selalu hadir melalui peran aktif TNI dalam membantu masyarakat yang terdampak. “Ujian musibah ini bukan hanya duka dari saudara-saudara kita yang terdampak, tetapi ini adalah duka kita bersama. Saya pastikan negara hadir, TNI hadir, untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” pungkasnya.












