Lebih lanjut, Kapuspen TNI menjelaskan bahwa distribusi bantuan kemanusiaan tersebut terus dipercepat melalui jalur udara dan laut, dengan total bantuan udara dari Lanud Halim Perdanakusuma ke berbagai pangkalan aju mencapai 271,39 ton, ditambah bantuan melalui airdrop 26,22 ton, serta bantuan lewat jalur laut sebanyak 968 ton, sehingga total bantuan logistik yang telah tiba di wilayah terdampak mencapai 1.265,61 ton.
Di sektor pemulihan infrastruktur, Kapuspen TNI mengungkapkan bahwa TNI juga mempercepat pembangunan akses jalan yang terputus dengan membangun jembatan Bailey. Tercatat total 18 jembatan dalam berbagai tahapan pengerjaan, dengan rincian enam unit di Aceh yang sedang dibangun, dua di Kabupaten Bireuen, serta empat lainnya masih dalam proses pembangunan juga. Di Sumatera Barat terdapat delapan titik pembangunan jembatan, sementara di Sumatera Utara empat titik.












