Kapusjianstralitbang TNI juga menyampaikan bahwa, CUES dan GAME adalah bagian dari Confidence Building Measures (CBMs) sebagai suatu instrument dalam hubungan Internasional untuk menekan, mencegah, atau menyelesaikan ketidakpastian diantara negara yang bermasalah atau berpotensi bermasalah.
“CBMs dirancang untuk mencegah eskalasi permusuhan dan membangun rasa saling percaya, sehingga pelaksanaan CBMs menjadi suatu keharusan demi tercapainya stabilitas keamanan regional,” tegas Kapusjianstralitbang TNI.
Workshop digelar selama dua hari (20 s.d. 21Juli 2022) dihadiri oleh 13 lembaga think-tank pertahanan dari 10 Negara Anggota ASEAN, dengan Singapura sebagai tuan rumah dan diselenggarakan oleh S. Rajaratnam School of International Studies (RSIS), Nanyang Technological University (NTU). Bertindak sebagai Ketua Sidang (Chairman), adalah mantan Sekretaris Jenderal ASEAN, Ambassador Ong Keng Yong, yang kini menjabat Executive Deputy Chairman, RSIS. (Red).













