“Kami berharap bantuan ini bisa memberikan manfaat yang lebih bagi para korban kecelakaan lalu lintas,” kata AKBP Ari Cahya, Rabu (10/9/2025).
Menurutnya, banyak korban kecelakaan yang kehilangan anggota tubuh atau pekerjaan, bahkan meninggal dunia. Dengan bantuan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para disabilitas akibat kecelakaan lalu lintas untuk kembali bersemangat menjalani hidup dan beraktivitas secara normal.
“Semoga dengan bantuan ini, sedikit meringankan beban hidup mereka,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Risca menceritakan pengalamannya. Tiga tahun lalu, ia mengalami kecelakaan saat berangkat kerja. Kurangnya konsentrasi saat berkendara membuat motornya menabrak kendaraan lain di depannya. Akibat insiden tersebut, Risca harus merelakan kaki kanannya diamputasi.













