Demak – bedanews.com – Ratusan massa menggelar unjuk rasa di Alun-alun Simpang Enam Demak. Mereka memprotes kinerja KPU dalam penyelenggaraan Pemilu 2024 yang menurutnya penuh kecurangan.
Meski longmarch para demonstran sempat dikawal petugas kepolisian, namun massa berubah anarkis saat keinginan mereka ‘mengadili’ Ketua KPU Demak terhalang.
Massa lantas membakar ban, sebagian nekat menyerang regu Dalmas hingga melempar petugas dengan benda-benda keras.
Pasukan anti huru-hara pun terpaksa diterjunkan untuk membubarkan massa. Hingga Rantis Water Cannon milik Polres Kudus diturunkan untuk menghalau massa yang semakin tak terkendali.
Seperti itulah simulasi Sispamkota (Sistem Pengaman Kota) Polres Demak dalam rangka menghadapi situasi kontijensi konflik sosial, Rabu (27/9/2023).











