“Kalo ada wani Piro ke saya, ya udah jangan pilih saya,” tegas mantan jenderal bintang satu TNI AD ini.
“Begitu saya (niatkan terjun dunia politik) mau ibadah, begitu saya ngasih duit 50 ribu (rupiah) ke masyarakat karena money politik, artinya saya udah masuk dosa itu,” ujarnya.
Mudah saja, “dapet (terpilih) innalillahi, gak dapet Alhamdulillah,” pungkasnya.
Sejak awal memutuskan ke dunia politik usai purna tugas sebagai Kepala Dislaikad TNI AD, dirinya bergabung dengan Partai PAN dan ikut kontestasi Pemilu 2024 sebagai Calon DPR RI Dapil Jabar 2 (Kabupaten Bandung-Kabupaten Bandung Barat) dengan nomor urut 10.
Selama satu tahun jauh sebelum masa kampanye 2024, dirinya sudah menyambangi seluruh wilayah di Kabupaten Bandung dan KBB. Menemui warga dan membentuk Koordinator Kecamatan (Korcam) di 31 Kecamatan Kabupaten Bandung dan 16 Kecamatan di KBB.











