Di kesempatan itu, ia membahas dana bergulir yang akan direalisasikan pada tahun 2021 nanti. Dana bergulir itu disebutkannya, bebas bunga dan agunan. Rencananya jumlah uang yang akan ditampung RW sebesar Rp60 juta, untuk 60 orang warga.
Ia mengharapkan uang tersebut bisa dipergunakan secara bijak jangan sampai dipergunakan untuk kebutuhan konsumtif. “Tapi gunakanlah untuk penambahan modal, membuka usaha, atau kegiatan lain yang bisa meningkatkan pendapatan untuk kebutuhan hidup,” ujar dia.
Selain itu, ia menggambarkan masalah guru ngaji dengan fasilitas lainnya. Selain mendapatkan gaji sebesar Rp350 ribu perbulannya, juga memdapatkan kartu BPJS Kesehatan untuk keluarganya. Dan bagi guru ngaji yang meninggal dunia, almarhum akan mendapatkan santunan sebesar Rp200 juta.













