KAB. BANDUNG || bedanews.com –Berkeinginan melestarikan Seni dan Budaya Sunda, Isa (56 tahun), warga negara asing dari Amsterdam Belanda, menjadi pemain kecapi asuhan Apih Cuncun, dan mendalami silat Panglipur.
Kesehariannya Isa yang akrab disapa Kang Isa, itu selalu menggunakan bahasa Sunda untuk berkomunikasi. Bila ada yang bertanya untuk mengajak ngobrol bahasa Indonesia atau bahasa Inggeris, ia akan menjawabnya dengan bahasa Sunda.
“Saya ini orang Sunda, jadi gunakan bahasa Sunda kalau mau berkomunikasi,” katanya di Glamping Rancabali Kabupaten Bandung, Kamis 24 Maret 2022.
Menurut pengakuannya, ia sudah mau membeli tanah di Garut, dan mengharapkan bisa menjadi Warga Negara Indonesia. Tapi ditolak oleh pemerintah, jadi setiap tahunnya ia hanya melaporkan dirinya ke imigrasi.
Isa datang ke Jawa Barat pada tahun 2014 lalu, sekarang berdomisili di Cibatu Garut, dan mendapat arahan seni dan budaya dari Apih Cuncun. Sekarang sudah cukup mahir memainkan kecapi dan gerakan silat Panglipur.
Keinginan Kang Isa menjadi warga Sunda, diapresiasi Apih Cuncun. Sebagai pendamping dan pelatihnya, Apih mengharapkan kepedulian Isa bisa menjadi motivasi bagi masyarakat Sunda. “Kalau orang asing saja bisa begitu mencintai seni dan budaya Sunda, lalu mengapa masyarakat Sunda seolah kurang perhatiannya,” ujarnya.
Apih menuturkan, Kang Isa merupakan sosok yang sangat peduli terhadap masa depan seni dan budaya Sunda. Penampilannya pun sangat nyunda sekali.***













