• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Minggu, November 8, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home » Kang Isa WNA Amsterdam Berkeinginan Melestarikan Seni dan Budaya Sunda

Kang Isa WNA Amsterdam Berkeinginan Melestarikan Seni dan Budaya Sunda

Ki Agus by Ki Agus
24 Maret 2022
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KAB. BANDUNG || bedanews.com –Berkeinginan melestarikan Seni dan Budaya Sunda, Isa (56 tahun), warga negara asing dari Amsterdam Belanda, menjadi pemain kecapi asuhan Apih Cuncun, dan mendalami silat Panglipur.

Kesehariannya Isa yang akrab disapa Kang Isa, itu selalu menggunakan bahasa Sunda untuk berkomunikasi. Bila ada yang bertanya untuk mengajak ngobrol bahasa Indonesia atau bahasa Inggeris, ia akan menjawabnya dengan bahasa Sunda.

“Saya ini orang Sunda, jadi gunakan bahasa Sunda kalau mau berkomunikasi,” katanya di Glamping Rancabali Kabupaten Bandung, Kamis 24 Maret 2022.

Menurut pengakuannya, ia sudah mau membeli tanah di Garut, dan mengharapkan bisa menjadi Warga Negara Indonesia. Tapi ditolak oleh pemerintah, jadi setiap tahunnya ia hanya melaporkan dirinya ke imigrasi.

BeritaTerkait

Katim Wasev Apresiasi Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel, Sukses Raih Overprestasi

7 November 2026

Kejar Target Sebelum Penutupan, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Warga Rampungkan Pembangunan MCK

7 November 2026

Isa datang ke Jawa Barat pada tahun 2014 lalu, sekarang berdomisili di Cibatu Garut, dan mendapat arahan seni dan budaya dari Apih Cuncun. Sekarang sudah cukup mahir memainkan kecapi dan gerakan silat Panglipur.

Keinginan Kang Isa menjadi warga Sunda, diapresiasi Apih Cuncun. Sebagai pendamping dan pelatihnya, Apih mengharapkan kepedulian Isa bisa menjadi motivasi bagi masyarakat Sunda. “Kalau orang asing saja bisa begitu mencintai seni dan budaya Sunda, lalu mengapa masyarakat Sunda seolah kurang perhatiannya,” ujarnya.

Apih menuturkan, Kang Isa merupakan sosok yang sangat peduli terhadap masa depan seni dan budaya Sunda. Penampilannya pun sangat nyunda sekali.***

Previous Post

Pemprov Jabar Harus Segera Perbaiki Saluran Air Jalan Mangkubumi Tasikmalaya

Next Post

Sektor Pertanian Jabar Perlu Ada Inovasi Baru

Related Posts

TNI-POLRI

Katim Wasev Apresiasi Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel, Sukses Raih Overprestasi

7 November 2026
TNI-POLRI

Kejar Target Sebelum Penutupan, Satgas TMMD Ke-130 Bersama Warga Rampungkan Pembangunan MCK

7 November 2026
TNI-POLRI

TNI Temukan Black Box MI-17, Kunci Penting Pengungkapan Penyebab Kecelakaan

7 November 2026
TNI-POLRI

Kepala Kampung Yamboi Apresiasi TMMD Ke-130, Berharap Program Bedah Rumah Terus Berlanjut

7 November 2026
TNI-POLRI

Tim Wasev TMMD Ke-130 Berbagi Kebahagiaan, Anak-Anak Kampung Yamboi Sumringah

7 November 2026
TAUZIAH-Kapolres Wonogiri, AKBP Deni Septiawan saat memberikan Tauziah para Santri Ponpes Al-Barru saat Safari Subuh. (Foto Doc. Polres).
TNI-POLRI

Kapolres Wonogiri: Melalui Safari Subuh, Silaturahmi Semakin Erat

7 November 2026
Next Post
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat melaksanakan kunjungan kerja ke UPTD Balai Benih Padi dan Palawija terkait dengan pogram/kegiatan APBD Tahun Anggaran 2022,

Sektor Pertanian Jabar Perlu Ada Inovasi Baru

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com © 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com © 2021