KAB. BANDUNG || bedanews.com — Bupati Bandung, H. M. Dadang Supriatna, mengatakan, terjadinya kebakaran tidak hanya pada musim kemarau saja, bahkan di musim penghujan pun peristiwa itu bisa terjadi.
Salah satu upaya untuk mencegahnya, kata Bupati yang akrab disapa Kang DS, menambahkan, perlu ada pemeriksaan berkala, karena penyebab kebakaran biasanya diakibatkan konsleting listrik. Untuk itu perlu dilakukan pengecekkan kabel maksimal 5 tahun sekali untuk mengetahui kelayakkannya.
Sementara untuk armada Pemadam Kebakaran, diakuinya masih kurang mencukupi untuk melayani di 31 kecamatan di Kabupaten Bandung. Untuk itu perlu pembenahan yang signifikan agar pelayanan bisa dimaksimalkan.
“Insha Alloh kebutuhan itu akan dipenuhi Pemkab Bandung termasuk armada pemadam kebakaran,” katanya saat acara Pengukuhan Relawan Damkar (Redkar) Kab. Bandung dan Penandatanganan MoU Penanggulangan Kebakaran dengan Sektor Industri/Swasta, di Mako Damkar dan Penyelamatan, Jum’at 24 Desember 2021.
Sementara Plt Kepala Disdamkar dan Penyelematan, Asep Kusumah, merasa optimis kalau sarana prasarana bisa tercukupi dengan segera. Apalagi saat ini terbentuk 100 orang Relawan Damkar BEDAS, jadi jumlah personil Damkar sudah bertambah.
Masalah kekurangan armada pemadam, disebutkannya bisa menjadi kendala tersendiri, terutama saat menangani kebakaran di pelosok. Jelas hal itu menjadi persoalan yang membutuhkan penyelesaian secepatnya.
“Mudah-mudahan rencana pemenuhan sarana pelayanan penanganan kebakaran bisa segera terealisasikan, sehingga kami bisa bekerja dengan baik lagi,” pungkas Asep. ***













