KAB. BANDUNG || bedanews.com — Gagasan Bupati Bandung, H. M. Dadang Supriatna, meluncurkan dana bergulir sebesar Rp122 miliar, sebagai upaya menekan laju perkembangan Bank Emok, sangat ditunggu masyarakat.
Dana bergulir tersebut, dikatakan Bupati yang akrab di sapa Kang DS, rencananya akan digulirkan pada tahun 2022 nanti. Untuk itu ia meminta bagi masyarakat yang berminat bisa menghubungi RT/RW diwilayahnya.
“Dengan adanya dana bergulir itu, saya berharap bank emok bisa ditekan laju perkembangannya dan bisa berhenti total aktivitasnya,” katanya, Minggu kemarin, 28 November 2021, di Pondok Pasantren Darul Ma’arif.
Kang DS merasa prihatin dengan warganya yang terus mengandalkan bank emok untuk modal atau keperluan lainnya. Maka dari itu ia berinisiatif menekannya melalui program dana bergulir yang akan diimplementasikan di tahun 2022.
Menyikapi keinginan Kang DS, salah seorang warga Kecamatan Soreang, Fatimah, menuturkan, bank emok itu merupakan alternatif dan solusi untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat instan.
Cukup hanya dengan poto copy saja tanpa diminta agunan, ia dan yang lainnya bisa memperoleh sejumlah uang yang diinginkannya. Dan itu bisa terus bertambah jumlahnya setelah pinjaman sebelum dilunasi.
Namun dengan diluncurkannya program dana bergulir, ia serta rekan-rekannya yang merupakan nasabah bank emok, sangat berharap program tersebut secepatnya direalisasikan.
“Kami merasa bersyukur kalau pemerintah berniat meluncurkan dana bergulir untuk masyarakat, dengan program itu, Insha Allah masyarakat Kabupaten Bandung tidak akan lagi kerepotan saat membutuhkan modal usaha,” ujar Fatimah, yang sehari-harinya berjualan mie baso, Senin 29 November 2021.
Tak lupa ia dan rekan lainnya mengucapkan terima kasih kepada Kang DS yang sudah sangat memperhatikan keadaan masyarakatnya. Semoga Kabupaten Bandung bisa secepatnya terbebas dari jeratan bank emok. ***













