Selama ini, ia mengatakan, angka pengangguran di Kabupaten Bandung turun, yang asalnya 8,59 persen menurun menjadi 8,32 persen. Kami berharap tahun ini 2022 menurun. Salah satu contohnya, pinjaman dana bergulir dan sasarannya sudah mencapai 8000 pelaku usaha. Artinya, kalau jumlah 150.000 orang dikurangi 8.000 orang, sisanya 142.000 orang yang masih menganggur.
“Saya yakin program riil dan menjadi program prioritas ini akan mengurangi angka pengangguran dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut Ia mengemukakan/dalam pelaksanaan Job Fair itu, animo masyarakat sangat luar biasa. Dan ditekankan kepada Kadisnaker agar terus melakukan komunikasi dengan perusahaan-perusahaan, juga lebih ditingkatkan lagi kerjasamanya. Mengingat calon karyawan atau pencari kerja masih banyak di Kabupaten Bandung.













