Untuk itu Kang DS meminta kepada Kadisnaker, U. Rukmana, Dadang Supriatna, untuk membuat data base. Dengan data base ini bisa memilah dan memilih. Pertama para pencari kerja itu mau jadi karyawan apa, kedua apakah ada kemampuan di luar jadi karyawan, juga potensi yang dimiliki pencari kerja.
Selanjutnya bisa dikerjasamakan dengan Dinas Koperasi dan UKM. Seandainya, para pelamar ini dijadikan wirausaha, melalui pinjaman dana bergulir tanpa bunga, Kang DS mengharapkan akan melahirkan para pengusaha baru. Termasuk dengan adanya job fair ini bisa lebih detail dan kelihatan di lapangan.
Kang DS menyebutkan bahwa di Kabupaten Bandung sekitar 150.000 orang masih nganggur. “Ini usia produktif, dan menjadi ‘PR’ Dinas Ketenagakerjaan untuk mencari langkah-langkah konkrit supaya bisa mengurangi angka pengangguran,” ujarnya.













