“Hari ini, kondisi ekonomi kita sedang, boleh dikatakan mungkin tidak baik-baik saja. Daya beli masyarakat sekarang sedang berat. Dan kami berharap bahwa dengan kooperasi ini, ada memunculkan semangat kemandirian, semangat gotong royok, semangat persatuan, dan semangat pantang masyarakat,” katanya.
Kang Asmul pun memaparkan enam poin sebagai masukan utama untuk pengembangan Koperasi Merah Putih. Yang pertama yakni penguatan tata kelola dan manajemen.
“Kami yakin kalau tata kelola di koperasi kita bagus, kemudian melakukan manajemen pengelolaan secara baik, maka akan menumbuhkan tingkat kepercayaan bukan saja dari para pengurus tapi juga dari para anggota bahkan masyarakat secara luas,” katanya.
Yang kedua yakni butuh hadirnya inovasi dan transformasi digital. Selanjutnya, perlu ada sinergi dengan pemerintah dan institusi lainnya.












