Ono menyebut contoh program itu, semisal ketimpangan pembangunan di Jabar antara utara, selatan, dan kabupaten/kota di Jabar yang memiliki luas wilayah serta jumlah penduduk yang besar, namun anggaran DAK dan DAKU pembangunannya lebih kecil dibanding provinsi lain.
“Kami mempunyai program CDOB yang jika Ganjar-Mahfud jadi presiden dan wakil presiden maka itu terealisasi dengan 9 CDOB yang diusulkan dan ditetapkan oleh DPRD juga gubernur Jabar. Ganjar-Mahfud akan mencabut moratorium khusus Jabar bisa memperoleh keadilan pembangunan seperti provinsi lainnya,” katanya.
Program lain, kata Ono, yakni pendidikan yang memastikan 12 tahun pendidikan gratis tak ada pungutan apapun termasuk yang berdalih infaq, sedekah, atau sumbangan.
“Jadi, apa yang dilakukan mas Ganjar di Jateng soal pendidikan yang benar-bebar gratis itu bisa dilaksanakan untuk rakyat Jabar. Tak kalah penting, kami ingin pastikan lewat pendidikan satu keluarga itu satu anak yang sarjana,” katanya. (*)













