Bandung BEDAnews.com
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Timur Kamis (22/10) mendatangi Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat untuk mempelajari dan mencari masukan mengenai tatacara pemilihan Komisioner Komisi Informasi Penyiaran (KIP).
Sebagaimana dikatakan H. Diding Saefudin Zuhri, S.Ag Sekretaris Komisi I DPRD jabar kepada BEDAnews usai menerima Komsi I DPRD Kaltim. Di ruang rapat Komisi I DPRD Jawa Barat.Bandung Kamis (22/10)
Kedatangan Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Timur ke DPRD Prov Jabar untuk belajar dan minta masukan soal tatacara pemilihan komisioner Komisi Informasi Penyiaran (KIP) sampai dilantiknya komisioner KIP yang baru. Kebetulan Jabar sudah terbentuk komisioner KIP.
“Kita jelaskan mulai dari tatacara yang mengacu pada peraturan pembentukan Tim Seleksi yang melibatkan akademisi, tokoh masyarakat, pakar hukum dan pakar informasi.”
Turut hadir dalam pertemuan tersebut, komisiner KIP Jabar Ijang Faisal, kepala Keseretariatan KIP Jabar Dedy Dharmawan, Staf Diskominfo Jabar, dan beberapa anggota komisi I Jabar Bambang Mujiarto, M Iqbal, Ganiwati.
Ketua rombongan DPRD Kaltim Yosep mengatakan, kita tahu bahwa Jabar belum lama ini telah selesai melakukan pemilihan komisiner KIP, untuk itu kita ingin tahu dan minta masukan.
Komisioner KIP Kaltim akan berakhir pada bulan April 2016 mendatang, sedangkan komisioner KIP Jabar baru terbentuk. Untuk itu, tentunya kita ingin belajar dan minta masukan, mulai dari tatacara, pembentuk Tim Seleksi sampai pada penentuan komisioner terpilih dan akhirnya dilantik.
“Kita cukup banyak menerima masukan, sehingga sepulang dari Jabar, kita akan melakukan rapat koordinasi dengan Pemprov dalam hal ini Diskominfo, yang selanjutnya akan membentuk tim seleksi yang melibatkan akademisi, pakar hukum, maupun tokoh masyarakat.” ujarnya.@her













