Menghalalkan segala cara demi meraup materi, seolah telah menjadi hal yang biasa terjadi di tengah masyarakat. Terlebih saat ini, dengan tuntutan biaya hidup yang semakin tinggi sementara mata pencaharian semakin susah didapatkan, tidak sedikit yang berpikir pendek dan melakukan perbuatan kriminal, sekalipun di dalam masjid. Alasannya bisa terpaksa karena desakan kebutuhan perut ataupun karena ada kesempatan.
Demikianlah kondisi masyarakat di bawah naungan sistem hidup sekuler-kapitalisme. Di mana pemisahan agama dari kehidupan telah menyamarkan manusia untuk bisa membedakan antara yang benar dan salah, antara halal dan haram. Disamping itu, adanya ide kebebasan yang dijunjung tinggi dalam sistem ini telah menjadikan rasa malu semakin menghilang. Ideologi ini jelas gagal dalam membentuk moral masyarakat.













