Tri mengungkapkan, jembatan baru itu membawa harapan besar bagi kehidupan masyarakat. Ia berharap akses yang kembali terbuka dapat memperlancar roda perekonomian sekaligus memudahkan aktivitas warga Desa Tempuran dan sekitarnya.
“Mudah-mudahan dengan dibangunnya jembatan ini akan memperlancar semua perekonomian dan aktivitas masyarakat di Desa Tempuran dan sekitarnya, sehingga masyarakat akan menjadi lebih sejahtera,” ujarnya.
Sementara itu, Danrem 081/DSJ, Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengatakan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara terhadap rakyat, khususnya dalam mengatasi masalah keterbatasan aksesibilitas di berbagai daerah.
Menurut dia, keberadaan jembatan memiliki arti penting karena menyangkut berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari pendidikan, pertanian, perdagangan, hingga mobilitas warga sehari-hari.













