“Kami mengucapkan apresiasi atas launching film terbaru yang diproduksi Bawaslu Demak,” ucapnya.
Amin menuturkan, Bawaslu sebagai penjaga demokrasi memiliki tugas salah satunya adalah memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Dan produksi film merupakan bagian dari sosialisasi daring di era digitalisasi.
“Meskipun pembuatan film bukan tugas dan wewenang Bawaslu, namun produksi film bagian dari sosialisasi kepada masyarakat di era digitalisasi,” tuturnya.
Di pungkasan kegiatan, dilakukan bedah film “Kudu Wani” dengan menghadirkan narasumber Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin dan Pakar Perfilman, Muthohar Al Frigiyu dan Anggota Bawaslu Demak, Kusfitria Marstyasih yang didapuk sebagai Pemantik. (Red).













