Oleh karena itu anggota GMNI, kader ataupun alumni harus dapat mengimplementasikannya pada masyarakat, namun dibumbui dengan modernisasi dan situasi saat ini dan tidak lupa dibarengi dengan mentalitas yang tangguh
“Substansi dari ajaran Bung Karno tetap relevan, karena ia memuat Nilai Dasar dari bentuk tatanan masyarakat yang adil, bebas dari eksploitasi atau penghisapan. Maka itu, kader GMNI baik yang masih mahasiswa maupun alumni dengan berprofesi dimanapun, bisa mengimplementasikan nilai-nilai tersebut di masyarakat mulai dari penguasaan konsepsi-konsepsi (pemikiran Bung Karno), pemahaman akan situasi kekinian, kecermatan dalam berstrategi, dan mental yang tangguh dan amanah,” tuturnya.
“Keterpaduan ini mutlak diperlukan, supaya tidak terjebak dalam jargon-isme,” tambah Bedi.











