“HPN merupakan momentum penting bagi masyarakat pers Indonesia. Karena itu, penyelenggaraannya harus mampu memperkuat kebersamaan, bukan memperlebar perbedaan. Dewan Pers perlu memfasilitasi dialog yang sehat agar semua konstituen memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi,” katanya.
Bagi Jon, perbedaan pandangan seharusnya tidak menjadi alasan untuk memecah organisasi. Justru dari perbedaan itulah mekanisme demokratis diuji.
Kini, polemik pemberhentian Firdaus telah berkembang menjadi pertanyaan yang lebih besar: mampukah PWI menunjukkan bahwa independensi, keterbukaan, keadilan prosedural dan penghormatan terhadap perbedaan pendapat benar-benar menjadi bagian dari tata kelola organisasi?
Pertanyaan itu bukan hanya menyangkut Firdaus.













