Kelima, kurva turun tingkat kepuasan publik terhadap Kabinet Jokowi. Biasanya kurva turun ini dialami oleh siapapun karena akan berakhir masa jabatan termasuk presiden, Gubernur, Bupati maupun Walikota. Maka, akan riskan kalau ngotot masa jabatan diperpanjang, karena rakyat sudah memahami aturannya.
“Survei Charta Politika tanggal 3 sd 13 September 2022 menunjukan tingkat kepuasan publik terhadap Pemerintah Jokowi cukup baik, yakni 63,5%, namun angka ini mengalami penurunan cukup tajam dibandingkan survei pada bulan Juni 2022,” tandas Mochtar.
Menurutnya, trend kurva turun ini akan terus dipicu oleh kejadian di bulan Oktober seperti Deklarasi Capres Nasdem, musibah sepak bola Malang, kasus narkoba di tubuh Polri, sidang Ferdy Sambo, kesibukan anggota kabinet berpolitik dan lainnya.













