Cerita sama juga terjadi di Mojomati, Jembatan Garuda sepanjang 70 meter dengan lebar 1,2 meter yang dibangun menjadi penghubung antara Kecamatan Jetis dengan Kecamatan Sambit.
Sebelum dibangunnya Jembatan Garuda, warga di sana harus bekerja keras untuk melakukan berbagai aktivitas sehari-hari.
“Karena tidak adanya jembatan, selama ini warga harus memutar hingga sekitar 4 kilometer untuk menuju wilayah seberang. Dengan adanya jembatan kini akses menjadi jauh lebih cepat dan mudah,” kata Kepala Desa Mojomati Aang Budiantoro saat dikonfirmasi.
Manfaat serupa juga terjadi pada Jembatan Garuda yang dibangun di Desa Jalen. Jembatan tersebut menghubungkan dua Desa yang telah terpisah selama puluhan tahun, yakni Desa Jalen dan Dadapan, keduanya di Kecamatan Balong.













