Yanyan pun menjelaskan bahwa orang tua siswa yang telah melengkapi berkas dan menentukan jarak domisili masih dapat melakukan pertimbangan. Apakah ada SMA Negeri lain yang berjarak lebih dekat dengan domisili.
“Daftar sesungguhnya setelah masuk ke ruangan input data. Kelengkapan berkas dan titik koordinat harus sudah disiapkan sebelum masuk ke ruang itu. Jadi, nanti orang tua siswa akan mendapatkan dua nomor antrean (pengecekan berkas dan pendaftaran),” katanya.
Oleh karena itu, Yanyan mengingatkan bahwa nomor antrean yang menjadi faktor kelolosan apabila ada nilai bobot sama adalah nomor antrean pendaftaran, bukan nomor antrean pengecekan berkas dan penentuan jarak domisili.
“Nomor antrean yang muncul itu setelah verifikasi data dan muncul resi pendaftaran. Ini yang sering menjadi masalah orang tua ketika bersaing. Kan ada Permennya bahwa ketika nilai sama yang duluan yang ditentukan. Duluannya itu bukan antrean pelayanan, tetapi antrean pendaftaran,” katanya. (hms/red)













