Bandung, BEDAnews
Kemajuan sain dan teknologi memberikan ruang tantangan sekaligus tuntutan kepada manusia di segala sisi kehidupan, tak peduli bagi lembaga perguruan tinggi. Untuk mengantisipasi Perubahan dan perkembangan global itu, Jurusan Aqidah Filsapat, Fakultas Ushuludin, Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung sudah mengambil langkah-langkah strategis dan antisipatif.
“Tantangan global harus di sikapi dan disiasati dengan cerdas dan professional, agar lulusan dari jurusan Aqidah Filsafat punya daya saing, unggul dan mampu memberikan solusi bagi permasalahn yang muncul,“ kata Ketua Jurusan Aqidah Filsafat, Fak. Ushuluddin UIN SGD Bandung, Muhlas, M.Hum, Sabtu, (30/3).
Dijelaskan Muhlas, upaya yang disiapkan dan dijalankan yaitu dengan terus mengevaluasi kurikulum yang sesuai dengan visi misi kedepan, serta menentukan setiap mata kuliah yang bisa menjawab setiap permasalahan yang muncul dalam kehidupan.
Bukan hanya itu, pihaknya pun terus menerapkan sikap disiplin dan dan memberikan kiprah yang lebih nyata dibidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Para lulusan dari Aqidah filsafat jangan terjebak dalam ruang wacana, dan bagian dari masalah, tapi harus menjadi solusi bagi setiap permasalahan yang muncul. Artinya dia harus jadi “pemain” bukan “penonton” ketika berhadapan dengan problematika kehidupan yang mencuat,“ ucap Muhlas.
Sedangkan untuk target 2018 sambung Muhlas, pihaknya menargetkan Aqidah Filsafat harus menjadi Jurusan yang unggul, kompetitif di tingkat Nasional. (bud/harry)











