Regional

Jaringan Irigasi Tersier 59 Desa Akan Ditingkatkan Melalui P3-TGAI

Ciamis,BEDAnews

Jaringan irigasi desa atau tersier pengelolaan dan pemeliharaannya menjadi beban dan tanggung jawab masyarakat yang bebannya sudah berat harus terbebani lagi untuk memelihara dan akibatnya irigasi ini jauh dari optimal. Tahun Anggaran 2019 direncanakan 59 desa yang berada di Kabupaten Ciamis, Pangandaran, dan Kota Banjar jaringan irigasi tertiernya pun tata guna air jaringannya akan dilaksanakan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) dengan dibarengi kucuran duit melelui rekening kelompok.

“Saluran irigasi primer dan sekunder mungkin bisa mengalir dengan baik karena dipelihara oleh dinas. Kadang-kadang ini tidak tersentuh karena kegiatan pemeliharaan atau pengelolaan irigasi ditingkat tertier untuk tingkat irigasi desa menjadi kewajiban masyarakat” kata Sugeng Hardianto,Tim TPB P3-TGAI BBWS Citanduy saata memberikan paparanpada sosialisasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) tahap I Provinsi Jabar di Tingkat BBWS Citanduy TA 2019, kamis (2/5/2019) di Tyara Hotel Ciamis.

P3-TGAI, Program dengan pemberdayaan masyarakat sasaran irigasi desa atau irigasi tertier yang kurang tersentuh air, dengan menumbuhkan partisipasi masyarakat dengan kegiatan rehabilitasi jaringan dan peningkatan jaringan irigasi sesuai dengan kebutuhan yang merujuk pada keputusan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Kepala satuan kerja, Pejabat pembuat komitmen dan Konsultan manajemen, serta Tenaga Pendamping Masyarakat.

“Melalui program P3-TGAI, bisa dengan cepat meningkatkan tata guna air ditingkat tertier maupun irigasi kecil sekaligus melakukan pemberdayaan masyarakat, karena masyarakat, khususnya kelompok P3A yang akan melaksanakan kegiatan rehabilitasi atau peningkatan jaringan atau pemeliharaan jaringan irigasi dan dananya akan langsung ditransfer ke kelompok tani,” ucapnya

Sementara itu, Kabid PSDA Kabupaten Ciamis, Agus Komara saat membrikan sambutan mengatakan selain diperlukan tenaga terampil untuk membantu tercapainya pengairan di pedesaan, menurutnya program ini harus berkesinambungan. Dia berharap tenaga pendamping P3ITGAI (Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi tahap 1 (satu) Provinsi Jawa Barat BBWS Citanduy dapat bersinergi dengan semua pihak. (abraham)

Selanjutnya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button
Close