Pengamanan Terpadu Nataru 2025-2026 Operasi pengamanan ini dijadwalkan berlangsung mulai H-7 sebelum Natal 2025 hingga H+7 setelah Tahun Baru 2026. Langkah ini merupakan implementasi amanat UUD 1945 dan UU TNI No. 3 Tahun 2025 terkait tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya dalam membantu pemerintah mengamankan pelayaran.
Hal ini sesuai dengan instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali kepada seluruh jajaran operasional untuk bersiaga penuh. Fokus utama diletakkan pada titik krusial dengan intensitas tinggi, seperti Lintasan Merak – Bakauheni Dikerahkan kekuatan dari Kodaeral III (1 KRI), Lanal Banten (4 KAL, 1 Sea Rider, 1 Patkamla, 1 RHIB), dan Lanal Lampung (1 KAL, 3 Patkamla, 1 Sea Rider).
Dimana secara nasional seluruh jajaran di bawah Koarmada, Kodaeral, hingga Lanal menyiagakan KRI, KAL, dan Patkamla berkoordinasi dengan UPT Ditjen Hubla di berbagai pelabuhan umum untuk mendukung pengamanan.













