Dalam kesempatan tersebut, Asops Kasal menyampaikan bahwa kolaborasi antara TNI AL dan Kemenhub adalah seperti melakukan familiarisasi terhadap para operator pelabuhan dan transportasi laut terkait dengan persyaratan-persyaratan yang harus dilengkapi lalu mengaktifkan vessel monitoring system sehingga Puskodal baik dari Kemenhub dan TNI AL dapat memonitor pergerakan kapal di laut.
Asops menambahkan yang tidak kalah penting dengan terus melakukan pengecekan terhadap sarana prasarana keselamatan dan kesehatan yang ada di kapal-kapal yang akan digunakan untuk mendukung Nataru dimana hal ini sangat penting. Selain itu TNI AL juga menyiagakan KRI dan personilnya dalam mendukung pengamanan Nataru di lokasi-lokasi pelabuhan yang menjadi titik kepadatan Nataru.













