“Jadi harus cek and ricek atau observasi dulu. Apa rumusan masalah yang akan diangkat, kemudian indikatornya. Baru dia menentukan soslusi apa yang dipakai untuk menyelesaikan masalah tersebut,” kata Neti di Balai Kota Bandung, Kamis, 21 Oktober 2021.
Selanjutnya di tahapan kedua, Neti memaparkan, pada saat menyampaikan informasi baik dalam bentuk karya ataupun secara lisan para peserta ini harus menyertakan referensi. Sebagai dasar penguat keputusan yang diambil atau penyampaian informasi.
“Tujuannya agar anak juga tidak mudah mendengar berita-berita belum jelas. Jadi dalam rangka mencegah hoaks di generasi muda. Karena pada kegiatan ini tahapan berikutnya anak itu harus menyertakan referensi, apapun yang diinformasikan peserta,” jelasnya.
Kemudian di tahap ketiga Neti menyebutkan dari target akhir anak tidak hanya memenuhi sebuah karya, tapi memiliki visi misi ke depannya sepeti mau diapakan Kota Bandung ke depannya terkait tema permasalahan isu lingkungan ataupun stunting ini.













