• DISCLAIMER
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • Contact Us
Senin, November 9, 2026
  • Login
Bedanews
Advertisement
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
  • TNI-POLRI
  • Headline
  • Ragam
  • News
  • Politik
  • Edukasi
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Karya
  • Profil
No Result
View All Result
Bedanews
No Result
View All Result

Home ยป Jalur Kadungora-Garut, Diberlakukan One Way

Jalur Kadungora-Garut, Diberlakukan One Way

Asep Budi by Asep Budi
5 Agustus 2013
in Tak Berkategori
0
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Garut, BEDAnews

Untuk mengurai kemacetan di jalur Kadungora -Garut, polisi menerapkan sistem one way atau buka tutup jalur. Rekayasa lalin ini sudah dilakukan sebanyak empat kali di kawasan Limbangan, Garut dengan durasi masing-masing sekitar 30 menit.

Menurut petugas kepolisian, memasuki H-5 lebaran, lonjakan kendaraan di jalur selatan Jawa Barat mulai terjadi Sabtu siang, 3 Agustus 2013 lalu. Akibatnya antrian kendaraan pun terjadi di seputaran Limbangan, Garut dan Nagreg, Kabupaten Bandung, sehingga one way mulai diterapkan.

Selain itu, sejak pukul 4 subuh Kemacetan terjadi di jalur Pasar baru Kadungora ini diakibatkan karena adanya pasar tumpah dan keluar masuknya angkutan kota, pasar tumpah dan tak hanya itu laju kendaraan juga terhambat karena banyaknya persimpangan dan delman atau andong yang beroperasi di wilayah tersebut.

Untuk memecah antrian kendaraan, jajaran kepolisian juga mengalihkan sebagian kendaraan dari Barat (Bandung-Jakarta) menuju Timur (Tasikmalaya-Jawa Tengah) melalui jalur Garut kota. Kendaraan dipecah dari turunan Nagreg, yakni Cikaledong kemudian diarahkan menuju Kadungora-Leles, jelas Kasatlantas Polres Garut AKP Sulman Azis kepada BEDAnews.com Minggu (4/8/2013) dilapangan.

Namun di jalur ini pun laju kendaraan juga terhambat karena adanya pasar tumpah di seputaran Leles. Antrian kendaraan pun mengular hingga sepanjang lima kilometer hingga perbatasan Garut-Bandung. Kendaraan di jalur Garut kota ini hanya bisa bergerak 30-40 kilometer perjamnya.

Menurut Sulman, volume kendaraan di wilayah Cileuyi-Nagreg akan terus mengalami peningkatan hingga malam nanti. Pasalnya, para pegawai dan sebagaan buruh telah libur kerja. Namun untuk saat ini arus lalulintas masih di dominasi pemudik lokal dari Bandung menuju Garut dan Tasikmalaya. (Sighar)

BeritaTerkait

TNI Kembali Berangkatkan Ratusan Pasis untuk Penyuluhan Penanganan Karhutla di Tiga Provinsi

8 November 2026

Dansatgas TMMD Ke-130 Tinjau RTLH Septer Mandacan, Pembangunan Rampung 100 Persen

8 November 2026
Previous Post

Laskar Merah Putih KBB Bagi-Bagi Tajil

Next Post

Formuci Gelar Pekan Dhuafa

Related Posts

TNI-POLRI

TNI Kembali Berangkatkan Ratusan Pasis untuk Penyuluhan Penanganan Karhutla di Tiga Provinsi

8 November 2026
TNI-POLRI

Dansatgas TMMD Ke-130 Tinjau RTLH Septer Mandacan, Pembangunan Rampung 100 Persen

8 November 2026
TNI-POLRI

Penuh Keakraban, Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel Bersama Warga Bersihkan Lingkungan Kampung

8 November 2026
TNI-POLRI

Estafet Kepemimpinan Kodim 0733/Kota Semarang, Kolonel Inf Priyo Handoyo Serahkan Jabatan kepada Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto

8 November 2026
Ragam

PRAHARA KETIGA: KETIKA NEGARA TERANCAM DARI JANTUNG KEKUASAAN

8 November 2026
TNI-POLRI

PENYELAM TNI AL DAN TIM GABUNGAN BERHASIL EVAKUASI FDR DAN EKOR HELIKOPTER MI-17V5 HA-5235

8 November 2026
Next Post

Formuci Gelar Pekan Dhuafa

Please login to join discussion

JDIH DPRD Kota Cimahi

LPKL

BEDA Itu pilihan

SERIKAT MEDIA SIBER INDONESIA

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result

MFC - Bedanews.com ยฉ 2021