Akses jalan tersebut memiliki panjang sekitar satu kilometer dan lebar lima meter, yang cukup strategis sebagai jalur alternatif untuk mengurai kemacetan di Jalan Ciwastra. Saat ini, akses tersebut sebagian besar masih berupa jalan tanah, namun dengan bantuan alat berat dari Pemerintah Kota Bandung, sebagian hambatan seperti gundukan tanah dan pohon telah berhasil dibersihkan.
Proyek pembukaan jalan ini tidak hanya didukung oleh warga, tetapi juga mendapat bantuan dari sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) dan organisasi masyarakat yang turut terjun langsung di lapangan, berbaur dengan masyarakat dalam semangat gotong royong.
“Harapannya, dengan sinergi antara masyarakat, DPRD, dan pemerintah, pembangunan jalan inspeksi Sungai Cidurian bisa segera terwujud dan memberikan manfaat nyata bagi mobilitas warga serta pengembangan wilayah sekitar,” ujarnya.**













