“Tugas kami di lapangan sudah sesuai dengan perintah langsung dari Presiden yaitu untuk melakukan pengawalan dan pendampingan, maka dari itu kami minta kerjasamanya agar gabah atau padi yang dijual harus sesuai kesepakatan yaitu bersih tanpa ada kotoran daun padi yang tidak dibersihkan apalagi sampai ada batu,“ himbau Dandim Ponorogo dengan nada serius.
Pernyataan Dandim Ponorogo dibenarkan Bapak Budiawan Susanto, selaku Pimpinan Cabang Bulog Ponorogo karena apabila gabah yang diambil oleh pihak Bulog dari petani tidak bersih apalagi ada batu atau kerikilnya, jika hal tersebut tidak ketahuan maka akan merusak ayakan / penggilingan.
Sementara Koordinator PPL Kecamatan Jetis, Bapak Eko Nuryanto, SP, sangat mengapresiasi atas pertemuan tersebut yang bertujuan untuk kebaikan bersama demi menjaga mutu guna suksesnya program ketahanan pangan nasional. Untuk itu, pihaknya akan terus melakukan pendampingan agar para petani semangat dalam bekerja, terus menjaga mutu atau kualitas gabah hasil panen. (Red/MdC 0802).












