“Nantinya ada pelabuhan curah basah dari pertamina untuk bahan bakar dan ada pelabuhan parkir serta peti kemas,” sebutnya.
Dengan beroperasinya Pelabuhan Patimban ini nantinya diharapkan, bisa menjadi percepatan pertumbuhan untuk tata ruang Jawa Barat mengembangkan kawasan Industri di wilayah segitiga rebana.
Anggota Komisi IV yang membidangi Infrastruktur ini juga menyatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat harus berperan.
“Kedepannya Pelabuhan Patimban dapat memanfaatkan hasil bumi masyarakat Jawa Barat, yang semula kesulitan diekspor sekarang akan lebih gampang karena pelabuhan ekspornya ada di Jawa Barat,” ujarnya.
Hasbullah juga mengingatkan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jawa Barat harus mengambil peran penting untuk melihat adanya perspektif bisnis.












